Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MD) menyelenggarakan pelatihan Kades dan BPD di GOR WR Soepratman, Selasa (12/10). Kegiaran mengambil tema pola pikir baru pola kerja baru untuk integrasi pembangunan partisipatif Kaupaten Purworejo, one village one planning, one planning for all.
Menurut Ketua Panitia Suhadi SP, dengan pelatihan ini bukan berarti pihaknya menganggap peserta belum memahami tentang pola pembangunan partisipatif. Tetapi lebih bertumpu pada kewajiban terhadap tahapan program dengan mengedepankan salah satu prinsip PNPM yaitu membangun manusia bukan fisik semata.
Dijelaskannya, PNPM sebagai program dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat, salah satu tujuannya adalah penguatan kelembagaan yang ada di desa. “Maka dengan pelatihan-pelatihan yang ada yakni selama kegiatan program ada 11 macam pelatihan, diharapkan akan ada perubahan sikap dan perilaku dari para pelaku untuk menunjang keberhasilan pembangunan partisipatif di wilayah masing-masing,”ungkapnya.
RPJMDes sebagai bentuk dokumen pembangunan yang partisipatif dimasing-masing desa akan menjadi alat atau media untuk membangun desa, alat untuk berkiprah, alat untuk berdiskusi atau tepatnya alat untuk mendapatkan dana bagi desa. “Dan lebih dalam lagi diharapkan akan terintegrasi dengan pembangunan reguler pemerintah daerah, yang rencananya akan dimulai 2011,” paparnya.
Lebih lanjut Suhadi menjelaskan one village one planning, one planning for all ( satu desa satu perencanaan, satu perencanaan untuk semua) adalah pengharapan kita semua. Sehingga dengan RPJMes yang ada nantinya, diharapkan arah dan tujuan untuk memandirikan masyarakat dan mensejahterakan masyarakat akan segera tercapai. Sehingga secara keseluruhan, Kabupaten Purworejo akan menjadi kota sejahtera lahir dan batin.
Melalui pelatihan Kades dan BPD ini ,diharapkan ada tindak lanjut di desa yang nantinya akan bisa melakukan antara lain penyusunan RPJMDes sesuai petunjuk teknis Permendagri Nomor 66 Tahun 2007, dapat memfasilitasi pelaksanaan penyusunan RPJMDes, mampu merumuskan strategi penyusunan RPJMDes, dan merumuskan serta menetapkan PERdes tentang RPJMDes di masing-masing desa.
Disamping itu semua desa agar memiliki dokumen RPJMDes yaitu perencanaan pembangunan desa yang partisipatif sebelum akhir Oktober 2010 yang lengkap dengan PERDESnya. Pelatihan yang diikuti 934 peserta dari 15 kecamatan penerima program PNPM-MD di buka Bupati Purworejo dan dihadiri semua camat se Kab.Purworejo.
Dijelaskannya, PNPM sebagai program dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat, salah satu tujuannya adalah penguatan kelembagaan yang ada di desa. “Maka dengan pelatihan-pelatihan yang ada yakni selama kegiatan program ada 11 macam pelatihan, diharapkan akan ada perubahan sikap dan perilaku dari para pelaku untuk menunjang keberhasilan pembangunan partisipatif di wilayah masing-masing,”ungkapnya.
RPJMDes sebagai bentuk dokumen pembangunan yang partisipatif dimasing-masing desa akan menjadi alat atau media untuk membangun desa, alat untuk berkiprah, alat untuk berdiskusi atau tepatnya alat untuk mendapatkan dana bagi desa. “Dan lebih dalam lagi diharapkan akan terintegrasi dengan pembangunan reguler pemerintah daerah, yang rencananya akan dimulai 2011,” paparnya.
Lebih lanjut Suhadi menjelaskan one village one planning, one planning for all ( satu desa satu perencanaan, satu perencanaan untuk semua) adalah pengharapan kita semua. Sehingga dengan RPJMes yang ada nantinya, diharapkan arah dan tujuan untuk memandirikan masyarakat dan mensejahterakan masyarakat akan segera tercapai. Sehingga secara keseluruhan, Kabupaten Purworejo akan menjadi kota sejahtera lahir dan batin.
Melalui pelatihan Kades dan BPD ini ,diharapkan ada tindak lanjut di desa yang nantinya akan bisa melakukan antara lain penyusunan RPJMDes sesuai petunjuk teknis Permendagri Nomor 66 Tahun 2007, dapat memfasilitasi pelaksanaan penyusunan RPJMDes, mampu merumuskan strategi penyusunan RPJMDes, dan merumuskan serta menetapkan PERdes tentang RPJMDes di masing-masing desa.
Disamping itu semua desa agar memiliki dokumen RPJMDes yaitu perencanaan pembangunan desa yang partisipatif sebelum akhir Oktober 2010 yang lengkap dengan PERDESnya. Pelatihan yang diikuti 934 peserta dari 15 kecamatan penerima program PNPM-MD di buka Bupati Purworejo dan dihadiri semua camat se Kab.Purworejo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar