Laman

Senin, 27 Juni 2011

45 RTM, Sasaran Bansos PNPM Kecamatan Gebang 2010


Sebanyak 45 rumah tangga miskin (RTM) menjadi sasaran penyaluran bantuan sosial, program Pemberdayaan Masyarakat Madiri Perdesaan (PNPM-MD) Kecamatan Gebang tahun 2010.
Bantuan senilai Rp 157 juta lebih, merupakan surplus kegiatan ekonomi produktif PNPM-MD. Secara simbolis bansos diserahkan Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg, baru-baru ini di aula Kecamatan Gebang.

Camat Gebang Waluyo, menginformasikan bahwa PNPM-MD di Kecamatan Gebang telah dilaksanakan sejak tahun 2003. Sedangkan bantuan sosial telah diberikan sejak tahun 2007. Bantuan tersebut bersifat hibah sehingga penerima tidak mengembalikan.
Bantuan terdiri dari beberapa jenis, seperti rehab rumah dan modal usaha.Rehab rumah diserahkan kepada 19 orang, tiap rumah sebesar Rp 6.500.000. Sedangkan modal usaha terdiri dari beberapa jenis, baik untuk pertanian, perdagangan, pertukangan maupun jasa. “Sesuai petunjuk Bupati, bantuan sosial agar mengikut sertakan bidang pertanian, untuk mendukung rencana pembangunan jangka panjang daerah, menuju masyarakat Purworejo Agribisnis. Nah kali ini bansos diberikan berupa kambing sebanyak 14 ekor,” jelasnya.
Sedangkan bantuan modal usaha antara lain, dua buah becak, dua buah sepeda beserta kerombong dan peralatan jualan cilok, pasah dan profil kayu, alat pengolahan jamu, wajan, meja lapak, mesin jahit.
Ia mengingatkan kepada penerima, agar benar-benar memanfaatkan bantuan tersebut. Disisi lain, ia memerintahkan kepada kepala desa agar selalu menjalin koordinasi dengan pihak kecamatan, sehingga apabila ada permasalahan di desa lebih mudah dicarikan solusinya.
Bupati Drs H Mahsun Zain MAg, di sela-sela acara penyerahan mengungkapkan bahwa kegiatan PNPM berupa fisik dan non fisik. Pembangunan fisik bisa berupa pembangunan jalan, saluran pengairan, gedung pendidikan, kesehatan.
Non fisik berupa kegiatan ekonomi produktif, seperti pelatihan ketrampilan, simpan pinjam, dan usaha lainnya. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, perlu ditindak lanjuti kegiatan lain, karena program ini direncanakan akan berakhir tahun 2014 mendatang. Ia juga minta agar bantuan tersebut jangan dilihat dari besarnya nominal, namun lihatlah dari nilainya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar